BOGOR — Di tengah kesibukan Kota Bogor yang kian modern, sekelompok anak muda memilih untuk melangkah ke luar zona nyaman dan mengambil peran nyata bagi lingkungan. Mengenakan sepatu boots dan sarung tangan, para pemuda ini turun langsung ke bantaran Sungai Ciliwung untuk membersihkan aliran sungai dari tumpukan sampah.
Aksi inspiratif ini merupakan kolaborasi bersama Komunitas Alkesa (Alam Kesadaran dan Aksi), sebuah wadah bagi anak muda yang peduli terhadap kelestarian alam dan kebersihan lingkungan di Bogor.

Dari Keprihatinan Menjadi Gerakan Nyata
Sungai Ciliwung sejak lama menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, tidak hanya bagi warga Bogor tetapi juga hingga ke Jakarta. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi sungai ini adalah tingginya volume sampah rumah tangga dan plastik sekali pakai yang mencemari ekosistem air.
Melihat kondisi tersebut, Komunitas Alkesa tergerak untuk menyatukan energi para pemuda Bogor. Alih-alih hanya mengeluh di media sosial, mereka memilih turun tangan membawa karung dan alat penjepit sampah untuk menyusuri sudut-sudut sungai yang dangkal.
"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama sebagai generasi muda yang akan mewarisi bumi ini," ungkap salah satu perwakilan relawan Alkesa di sela-sela kegiatan.
Gotong Royong dan Edukasi di Lapangan
Aksi bersih-bersih ini tidak sekadar memungut sampah. Di lokasi kegiatan, para relawan juga mengedukasi satu sama lain serta warga sekitar mengenai pentingnya pemilahan sampah (waste sorting).
Sampah-sampah yang terkumpul dari aliran Ciliwung kemudian dipisahkan ke dalam kategori:
- Sampah Anorganik Didaur Ulang: Seperti botol plastik dan kemasan tertentu yang disalurkan ke fasilitas bank sampah.
- Sampah Residu: Diangkut bersama menuju tempat pembuangan akhir melalui kerja sama dengan pihak terkait.
Hanya dalam beberapa jam aksi berjalan, puluhan karung sampah berhasil diangkat dari dasar dan tepi sungai, membuat aliran air terlihat jauh lebih lega dan bersih.
Harapan untuk Ciliwung yang Lestari
Melalui gerakan bersama Alkesa ini, para pemuda Bogor membuktikan bahwa kepedulian sosial dan lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
Aksi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan hari itu saja, tetapi mampu menginspirasi lebih banyak anak muda dan masyarakat luas untuk berhenti membuang sampah sembarangan ke sungai. Sebab, merawat Sungai Ciliwung sama artinya dengan menjaga masa depan bumi dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
